Showing posts with label Business Concept. Show all posts
Showing posts with label Business Concept. Show all posts

Sunday, September 8, 2019

INDEX This Blog



INDEX


blog ini di buat untuk berbagi ilmu (sharing knowledge) berdasarkan pengalaman probadi yang sedang penulis geluti ,
supaya ilmu yang di pelajari bisa bermanfaat bagi para pembaca dan khalayak ramai, dan bagi penulis pribadi khusus nya ...
sekedar untuk ber bagi.... supaya ilmu saya miliki bisa bermanfaat bagi orang lain

ILMU yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tak berbuah ,

Oracle SQL ,
Oracle PLSQL ,
Oracle Forms ,
Oracle Reports ,
OAF - ( Oracle Application Framework )

UNION, UNION ALL, MINUS, INTERSECT
Hiperlink
Oracle Inventory
Query SQL
Shell Scripts
XML Publisher / BI Publisher
PLSQL
Oracle Form
OAF
Oracle Report
Module AR
Module AP
Oracle eTRM
SQLLive

MOD --> modulussss
eksponen -> bentuk perkalian dengan bilangan yang sama yang diulang-ulang  a^ (dibaca a pangkat n) ,, a disebut dengan basis atau bilangan pokok , dan n di sebut eksponen atau pangkat

10 % = 0.1 atau 0.10 

RMA adalah Return Merchandise Authorization... barang yg telah di beli oleh pelanggan mungkin mengalami kerusakan selama masa garansi.. dlm keadaan ini pelanggan dapat meminta penggantian barang baru ,, meminta uang kembali atau minta perbaikan barang .. barang yang retur / kembali akan membuat biaya bagi penjual 

Items ( Barang) 
Services ( Jasa )
Resources ( Sumber daya )
Expense Types ( Jenis Pembiayaan ) 
Expense ( Biaya ) 
encumbrance  = beban
UOM = Unit of Measure ( Satuan Ukuran )

untuk menguji hasil dari DML statement, dapat digunakan atribute cursor :
SQL%ROWCOUNT
SQL%FOUND
SQL%NOTFOUND
SQL%ISOPEN

%type adalah pendeklarasian sebuah variable yang sesuai dgn tipe data suatu kolom hanya satu pada table atau view di database
- kelebihan nya tidak perlu mengetahui jenis tipe data kolom pada suatu table yang ingin kita referensikan

contoh : 
namaDepan EMPLOYEES.first_name%TYPE;

maksudnya %TYPE disana seperti halnya mengcopy suatu tipedata variabel first_name pada table employees ke variable namaDepan.

%ROWTYPE adalah pendeklarasikan sebuah variable yang sesuai dengan tipe data sejumlah kolom pada table atau view di database.

- SQLCODE
- Matrix
- CURSOR IMPLISIT DAN EXPLICIT
- MERGE INTO
- INSERT ALL INTO
- TRIGGER 
- PACKAGE 
- FUNCTION 
- LEVEL CONNECT BY 
- BULK COLLECT
- TYPE
- In Parameter 
- Out Parameter 
- In Out Parameter 
- UPDATE DATA WITH SET ROW 
- %TYPE AND ROWTYPE
- PIVOT and UNPIVOT 
- INSERT INTO MORE THAN ONE TABLE USING ONE QUERY INSERT WITH CONDITION 

- Tutorial shell Scripting (Node JS)

- di buat Keyword jdi dalam tulisan blog nya .. 

diakhir cerita atau artikel , 
tambahkan link download script ... yang ada di dalam artikel ...


Hari Hari Bersejarah
-------------------------------------------------------------------------------------------------
MARET
- 8 Maret - Hari Perempuan Internasional  ( International Women's Day)
- 21 Maret - Hari Kehutanan Sedunia (International Day of Forests) (Forests and Sustaibanle Cities)

APRIL
- 17 April 2019 - Pemilu 2019 (Indonesia)
- 21 April - Hari Kartini ( After Darkness comes Brightness )
- 22 April - Hari Bumi
- 23 April - Buku Internasional

MEI
- 1 Mei - Hari Buruh Internasional ( MayDay )
- 5 Mei - Hari Bidan Internasional ( International Day of the Midwife )

JUNI
- 4 Juli - Hari Kemerdekaan Amerika

JULI

AGUSTUS

DESEMBER
- 10 Desember - Hari HAM (Hak Asasi Manusia) Internasional  (Human Rights Day)
-   7 Desember - Hari Gerakan Membaca National (dicanangkan oleh SBY thn 2007)
- 11 Desember  - Hari Gunung Internasional (International Mountain Day)
-------------------------------------------------------------------------------------------------

CARA MENGATASI DEPRESI 

- ISTIRAHAT ( Tidur Malam Yang Cukup ) , tidur lebih awal..........
- OLAH RAGA TERATUR 
  ( adanya pengaruh hormon endorfin serta dopamine yang melonjak naik saat kamu berolahraga....)
  ( kedua hormon tsb mampu meredakan rasa sakit sekaligus membuat mood kamu jauh lebih baik ) , 
  lakukan olahraga secara rutiin,
  supaya produksi hormon tersebut akan dua kali lipat lebih banyak, sinyal bahagia ini akan diterima    oleh otak dan digunakan untuk meredakan depresii.....

- ( Olah raga secara teruatur setiap pagi )
   Tidur di Pagi Hari tidak akan Membuat kamu lebih segar ketika bangun, malah membuat kamu           merasakan lesu seharian....hal ini disebabkan karena kacaunya sistem metabolisme 
   fungsi otak dan fungsi pencernaan akan terganggu bila tidur di pagi hari dan tidak cukup tidur pada     malam harinya 
   sakit kepala - tidur terlalu lama menyebabkan kamu rentan mengalami sakit kepala...
   cairan yang terus mengalir di otak akibat tidur pagi atau tidur terlalu lama... kacaunya pola tidur         seseorang 
- Membersihkan dan Merapihkan kamar 


- jadwal lari pagi : Selasa, Jumat ., Sabtu / Minggu ......


Manfaat minum kopi hitam di pagi hari 

1. dapat meningkatkan fungsi otak 
    (meningkatkan data memori dengan cara menjaga otak tetap aktif, 
    juga menurunkan resiko terkena penyakit demensia...)

2. membersikan perut

--------------------------------------
Knowledge ( Wawasan Nusantara ) 

wilayah Indonesia paling barat adalah aceh , di bawah nya ada medan 
medan di seberangnya (seberang pulau ada malaysia, dan di bawah nya malaysia ada singapura,,


di paling barat Indonesia ada beberapa pulau yaitu Pulau Weeh, dan pulau benggala adalah pulau paling baraat di Indonesia (KOTA SABANG) memang terdapat di Pulauu Weeeh... adalah KOTA PALING BARAAT ,, hanya saja pulau benggala letak nya paling baraat ..

pulau pulau paling barat ( Pulau Breeuh, Pulauu Weeh, Pulau Benggala) 


wilayah indonesia paling timur adalah papuaa (Meraukee) IRIAN JAYAA PAPUAA
---------------------
Knowledge ( Kesehatan )

DEMENSIA ( PIKUN )
-- Demensia bukan penyakit spesifik, tetapi merupakan sekelompok kondisi yang ditandai dengan penurunan setidaknya dua fungsi otak, seperti hilangnya memori dan kemampuan menilai ...






list my favourite song

1. Cinta - Vina Panduwinata
2. Franky Sahilatua - Perahu Retak






Sunday, January 15, 2017

Enterprise Resource Planning System (ERP System)

Enterprise Resource Planning atau lebih dikenal dengan sebutan ERP, merupakan singkatan dari 3 elemen kata Enterprise (Perusahaan / Organisasi), Resource(Sumber Daya), Planning(Perencanaan).
ketiga kata tersebut mencerminkan sebuah Konsep yang berujung pada Kata Kerja Planning. dengan demikian ERP menekankan kepada aspek Perencanaan. Integrasi Konsep Sistem ERP berhubungan dengan interpretasi sebagai berikut :

- Menghubungkan Antar Berbagai Aliran Proses Bisnis
- Metode dan Teknik Berkomunikasi 
- Keselarasan dan Sinkronisasi Operasi Bisnis
- Koordinasi Operasi Bisnis

Setiap Perusahaan membutuhkan sebuah sistem untuk mempermudah mewujudkan visi misi perusahaan  tersebut, salah satu solusi nya adalah sistem ERP, dapat dikatakan sebagai Backbone dalam mendukung sistem operasional yang dapat mempengaruhi kemampuan kompetitif perusahaan.
jadi, ERP merupakan Konsep untuk Merencanakan dan Mengelola Sumber Data Perusahaan, yaitu berupa Paket Aplikasi Program terintegrasi dan multi modul yang dirancang untuk melayani dan mendukung berbagai fungsi dalam perusahaan, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan lebih bagi konsumen, yang akhirnya dapat menghasilkan nilai tambah dan memberikan keuntungan maksimal bagi semua pihak yang berkepentingan (stakeholder) atas perusahaan.

Sistem ERP merupakan Suatu Aplikasi Bisnis yang terpadu dengan keterkaitan yang lintas funsi bisnis terdiri dari modul-modul seperti 

- Modul General Ledger Accounting 
- Modul Account Payable 
- Modul Account Receivable 
- Modul Material Requirement Planning
- Modul Order Management 
- Modul Inventory Control 
- Modul Human Resource Management 

Peranan System ERP bagi Suatu Perusahaan / Organisasi akan terciptanya cara kerja yang lebih efektif dan efisien, yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja. Hal ini ditandai dengan peranan fungsi tingkatan manajerial tidak lagi disibukkan untuk pencarian data dan informasi untuk penyusunan laporan-laporan, tetapi peranan tingkatan manajerial lebih memanfaatkan berbagai informasi yang telah tersedia dalam System Erp, sehingga fungsi tingkatan manajerial lebih dioptimalkan dengan memberikan ide-ide dan inovasi untuk pengambilan keputusan strategi bagi Perusahaan untuk jangka pendek bahkan jangka panjang.

Tahapan-Tahapan dalam Mengimplementasikan System ERP, 
Berikut ini adalah tahapan-tahapan yang wajib diketahui baik oleh Perusahaan(Client) maupun oleh Implementator (Vendor ERP)

- Definisi Scope (Lingkup) Proyek
- Penentuan waktu pengerjaan, batasan-batasan proyek dan kesepakatan biaya
- Penandatanganan kontrak kerja
- Pengumpulan data dan Pencitraan System secara Menyeluruh
- Konsultasi penambahan, pengurangan dan atau pengubahan Business Process.
- Pendokumentasian Hasil Tahap Konsultasi menjadi Dokumentasi SOP 
- Konfigurasi dan Kastomisasi Sistem ERP sesuai SOP
- Pembangunan System ERP
- Instalasi System Jaringan Komputer (Jika Belum ada/ ada perubahan/ Penambahan)
- Instalasi System ERP 
- Pelatihan Penggunaan
- Trial seluruh System yang telah di Instal
- Migrasi Data
- System Live
- Evaluasi Kelayakan Berjalannya Sistem
- After Sales Services.

Mudah2an bermanfaat.

Production Planning and Inventory Control

Production Planning and Inventory Control (PPIC) adalah suatu departemtn atau sub departement di sebuah perusahaan, yang secara garis besar bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan pengadaan barang/jasa/produk jadi (finished product) dan mengontrol/ mengendalikan persediaan.

PPIC ini biasa kita temukan pada perusahaan Manufaktur yang menghasilkan produk jadi.

PPIC umumnya berada di bawah Logistics Department, atau Materials Management Department, atau Supply Chain Department atau lainnya tergantung dari Struktur Organisasi yang telah ditentukan oleh Managejemen Perusahaan, Contoh: Logistics Department membawahi Sub Department PPIC dan Warehouse. Contoh lain adalah Supply Chain Department dapat membawahi Sub Department PPIC, Warehouse, Demand Planning dan Procurement.

di Perusahaan yang besar yang memiliki ratusan atau ribuan item persediaa, pimpinan department PPIC adalah seorang Manager, teapi untuk perusahaan lebih kecil dipimpin oleh seorang Supervisor atau bahkan Section Head. PPIC Manager atau PPIC Supervisor bekerja sama dalam team yang terdiri dari 2-3 orang, tergantung pada banyak tidaknya jumlah item persediaan dan sistem PPIC yang masih manual atau sudah computerized.

mengenai Struktur Organisasi dan Jumlah Team, sesuaikebutuhan perusahaan dan kebihakan manajemen perusahaan.

Tugas Utama PPIC adalah membuat production plan (Rencana Produksi) dan Inventory Control (Mengendalikan Persediaan). dalam melaksanakan tugasnya ada batasan-batasan yang harus dipenuhi, misalnya Inventory Level tidak boleh melebihi 1 Bulan Stock, memaksimalkan kapasitas produksi untuk efisiensi dalam hal pemakaian listrik dan tenaga kerja, dsb. dan batasan-batasan lain yang pada dasarnya adalah untuk mencapai 4 Objectives Perusahaan berikut ini:

1. High Customer Service Level
2. Low Inventory Level
3. Low Production Cost
4. High Quality

Pengertian dari ke-4 Poin diatas seperti berikut :

1. High Customer Service Level artinya dapat memenuhi semua Order Customer, misalnya dengan       target 100%

2. Low Inventory Level mendekati zero level artinya jumlah persediaan / Inventory yang dimiliki harus berada pada leel yang wajar, tidak terlalu tinggi karena berarti uang mati/ tidak  bergerak dan tidak terlalu rendah, karena akan menyebabkan permintaan customer tidak terpenuhi atau jika terpenuhi pun dengan biaya overtime produksi yang mahal.

3. Low Production Cost yang terkait dengan PPIC diantaranya adalah tidak terlalu sering ganti produk sehingga menyebabkan biaya pergantian produk/ change over tinggi, tidak ada kekurangan bahan baku pada saat produksi sedanga berlangsung, sehingga menyebabkan produksi terhambat, dsb.

4. High Quality yang terkait dengan PPIC adalah meskipun harus memenuhi tujuan 1 sampai 3, kualitas produk tetap yang utama, dalam hal ini yang terkait PPIC adalah menerbitkan PR(Purchase Request) kepada Purchasing dan menerbitkan MO(Manufacturing Order) kepada Production, harus sesuai dengan Leadtime yang telah disetujui semua pihak. karena leadtime yang kurang dari ketentuan akan memicu kualitas yang rendah dan biaya produksi tinggi, kecuali dengan koordinasi yang ketat dan sudah disepakati oleh bagian yang terkait, misalnya Purchasing bahwa PR yang kurang dari leadtime tersebut dapat dipenuhi karena bahan baku ready stock di supplier dan bagian produksi, karena urgent maka line produksi di switch untuk mendahulukan MO tersebut. demikian juga bagian QC(Quality Control) akan mengutamakan pemeriksaan MO tersebut. dan terakhir bagian Warehouse atau Expedisi, jika produk sudah Release QC maka harus segera mengirimkannya ke Customer.

Terdapat 4 Sistem Perencanaan di Perusahaan Manufaktur yaitu :

1. Planing
2. Execution
3. Monitoring
4. Evaluation


Semua Departmen berkoordinasi untuk mencapai tujuan dari Top Management yang telah ditetapkan pada Strategic Business Plan.

PPIC sangat berperan di Tahap Planning, sedangkan Produksi dan Procurement, dan Department lain berperan di tahap Execution. Monitoring uga dilakukan PPIC, sedangkan Evaluation dilakukan oleh Semua Department.

Strategic Business Plan ditentukan oleh Top Management, dan Strategic Business Plan yang terkait dengan sistem planning di pabrik adalah Sales Plan. Sales Plan adalah rencana penjualan perusahaan secara total dan per divisi marketing. Sales Plan di break-down oleh department sales dan marketing dan juga Finance, menjadi angka perkiraan penjualan (Sales ForeCast) per divisi dan per produk dalam satuan unit dan value.

Sales Forecast diberikan kepada PPIC tidak hanya untuk 1 tahun tetapi lebih, misalnya sampai 5 tahun. PPIC memprosesnya menjadi Production Plan (PP) 1 sampai 5 tahun, Master Production Schedul (MPS) dan Capacity Requirement Plan (CRP), setelah disetujui oleh PPIC Manager, Production Manager dan Factory Manager kemudian PPIC membuat Material Requirement Plan (MRP) dan Purchase Plan Material.

Purchase Plan Materials diserahkan kepada Procurement Manager untuk diproses lebih lanjut diantaranya terkait dengan kontrak pembelian dengan supplier.

Sedangkan PP dan MPS digunakan sebagai dasar membuat Budget di setiap Department, condoh: department produksi, QC, dll. PP dan MPS juga digunakan sebagai dasar pembelian Investasi, Contoh: mesin Produksi, peralatan di dept QC dan dept.R&D, atau fasilitas lainnya, itulah sebab nya mengapa dibutuhkan Sales Forecash yang time horizon nya cukup panjang.

Produksi juga menggunakan CRP untuk menghitung budget overtime atau tenaga kerja kontrak yang dibutuhkan, dalam hal ini produksi juga berkoordinasi dengan dept HRD.

PP dan MPS per tahun tersebut kemudian setiap bulan diupdate lagi dengan mempertimbangkan actual sales yang terjadi. Setiap bulan PPIC membuat PP, MPS, CRP dan MRP, setelah disetujui oleh PPIC Manager, Production Manager dan Factory Manager, kemudian PPIC (Planner) menerbitkan 2 output berikut ini:
  • Purchase Request (PR) : permintaan pembelian material, yang akan diserahkan kepada dept. Procurement
  • Manufacturing Order (MO) : permintaan untuk memproduksi suatu batch dengan jumlah tertentu, yang akan diserahkan kepada dept. Produksi 
Sampai disini tahap Planing sudah Selesai.

dilanjutkan dengan Tahap Execution, yaitu meng-eksekusi PR dengan proses pembelian dilakukan oleh dept Procurement dan meng-eksekusi MO dengan proses produksi dilakukan oleh dept Produksi

PR dan MO yang diterbitkan oleh PPIC harus dimonitor progress-nya sudah sampai tahap mana. bisa dicek di sistem komputer atau by email kepada masing-masing department terkait atau pada weekly/ montly meeting dengan Procurement atau Produksi.

Kemudian tahap Evaluation yang dilakukan setiap hari/ minggu dan bulan, sebagai cntoh adalah Laporan hasil output produksi dari departement produks, Laporan hasil penerimaan material dari bagian Warehouse, dsb.

Pada tahap Evaluasi dapat diketahui dengan segera jika terhadap deviasi sehingga bisa segera dibuat action plan, misal output produksi hari ini atau minggu ini tidak sesuai dengan target, setelah dicek ternyata ada mesin yang downtime, sehingga produksi segera berkoordinasi dengan dept Tehcnical Service, dan jika ternyata downtime berkepanjangan bisa diambil langkah lainnya, misalnya menggunakan mesin alternatif atau termasuk dicek kemvali sistem preventive maintenance mesin tersebut apakah sudah memadai atau belum, dsb.

PPIC juga menyampaikan progress Sales Forecast dari Marketing dan Sales Order dari Distributor, kepada Marketng , Contohnya Laporan Sales Forecast VS Actual Sales Order dan Sales Order vs Actual Delivery. biasanya Marketing hanya berkounikasi dengan PPIC dan PPIC yang mengkoordinasikan Sales Forecast tersebut dengan Department lain di Pabrik

Sumber : http://belajarmanajemenoperasi.com/2016/03/04/pengertian-ppic-production-planning-and-inventory-control/

Tutorial blog - Menambahkan Syntax Highlighter di Blogger

berikut adalah contoh bagaimana cara menambahkan syntax codingan kalian di dalam postingan let count = 0; const intervalId = setInterv...